Kamis, 12 Juni 2014

Peningkatan Hasil Belajar Bahasa Indonesia Pokok Bahasan Kebersihan Lingkungan yang Diajar dengan Strategi Inkuiri Siswa Kelas V SD Negeri

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Proses belajar mengajar adalah suatu proses yang mengandung serangkaian perbuatan guru dan siswa atas dasar hubungan timbal balik yang berlangsung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu (Usman, 1990: 19). Pengajaran bukanlah sesuatu yang terjadi secara kebetulan, melainkan adanya kemampuan guru yang dimiliki tentang dasar-dasar mengajar yang baik (Subroto, 1997: 18).
Dari kedua pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa proses belajar mengajar meliputi kegiatan yang dilakukan guru mulai dari perencanaan, pelaksanaan kegiatan sampai evaluasi dan program tindak lanjut yang berlansung dalam situasi edukatif untuk mencapai tujuan tertentu yaitu pengajaran. Sedangkan yang dimaksud dengan kemampuan pengelolaan proses belajar mengajar adalah kesanggupan atau kecakapan para guru dan siswa yang mencakup segi kognitif, afektif dan psikomotor, sebagai upaya mempelajari sesuatu berdasarkan perencanaan sampai dengan tahap evaluasi dan tindak lanjut agar tercapai tujuan pengajaran. Proses Belajar Menganjar merupakan inti dari Pendidikan Formal dengan guru-guru sebagai pemegang peranan utama. Dalam proses Belajar Mengajar sebagian besar hasil belajar siswa ditentukan oleh peranan guru. Guru yang kompeten akan lebih mampu menciptakan lingkungan belajar yang efektif dan akan mampu mengelola proses belajar mengajar, sehingga hasil belajar siswa berada pada tingkat yang optimal (Usman, 1990: 19). Dengan demikian apabila metode mangajar dilakukan dengan tepat serta dibawakan dengan baik, maka sudah barang tentu tujuan pembelajaran yang telah direncanakan akan dapat tercapai dengan baik. Guru akan dapat melaksanakan tugas mengajar dengan baik apabila menguasai dan mampu mengajar didepan kelas dengan menggunakan metode yang sesuai dengan pelajaran yang dibawakan atau disampaikan. Diantara sekian banyak metode yang dapat diterapkan untuk membawa siswa memahami pelajaran yang sedang disampaikan dan menuju perolehan prestasi belajar yang baik adalah strategi inkuiri.
Inkuiri berfokus pada hipotesis. Siswa perlu menyadari bahwa pada dasarnya semua pengetahuan bersifat tentaif. Tidak ada kebenaran yang bersifat mutlak. Kebenarannya selalu bersifat sementara. Sikap terhadap pengetahuan yang demikian perlu dikembangkan. Dengan demikian, maka penyelesaian hipotesis merupakan fokus strategi inkuiri. Apabila pengetahuan dipandang sebagai hipotesis, maka kegiatan belajar berkisar sekitar pengujian hipotesis dengan pengajuan berbagai informasi yang relevan. Sehubungan adanya berbagai sudut pandang yang berbeda diantara siswa, maka sedapat mungkin dimungkinkan adanya variasi penyelessaian masalah sehingga inkuiri bersifat open ended.
Inkuiri bersifat open ended jika ada berbagai kesimpulan yang berbeda dari siswa masing-masing dengan argumen yang benar. Di samping inkuiri terbuka dikenal pula inkuiri tertutup, yaitu jika hanya ada satu-satunya kesimpulan yang benar sebagai hasil proses inkuiri.
Penggunaan fakta sebagai evidensi. Di dalam kelas dibicarakan validitas dan reliabilitas tentang fakta sebagaimana dituntut dalam pengujian hipotesis pada umumnya. Untuk menciptakan kondisi seperti itu, maka peranan guru sangat menentukan. Guru tidak lagi berperan sebagai pemberi informasi dan siswa sebagai penerima informasi, sekalipun hal itu sangat diperlukan. Peranan utama guru dalam menciptakan kondisi inkuiri  adalah guru sebagai mediator,sedangkan siswa aktif belajar melalui tahap tahap inkuiri.

B.  Rumusan Masalah
Dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : Apakah ada peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pokok bahasan kebersihan lingkungan siswa kelas V SD Negeri Kec. yang diajar dengan strategi inkuiri?

C.  Tujuan Penelitian
Penelitian ini dilakukan untuk mencari bukti empirik tentang pengaruh strategi inkuiri terhadap hasil belajar, untuk itu tujuan penelitian ini adalah ingin : “Mengetahui peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pokok bahasan kebersihan lingkungan siswa kelas V SD Negeri Kec. yang diajar dengan strategi inkuiri.“

D.  Manfaat Penelitian
1.    Untuk memberikan sumbangan kepada para guru terhadap penggunaan strategi inkuiri dalam proses pembelajaran
2.    Sebagai masukan bagi para guru, guna peningkatan mutu pembelajaran dalam kaitannya dengan peningkatan mutu pendidikan di SD Negeri Kec.
3.    Untuk memberikan motivasi kepada para siswa agar dapat terlatih mengikuti pelajaran dengan baik melalui strategi inkuiri.
4.    Bagi peneliti, temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi yang berarti dalam pengekfetifan strategi inkuiri.

E.   Hipotesis
Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu :
Ha : Ada peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pokok bahasan kebersihan lingkungan siswa kelas V SD Negeri Kec. yang diajar dengan strategi inkuiri
Ho : Tidak ada peningkatan hasil belajar Bahasa Indonesia pokok bahasan kebersihan lingkungan siswa kelas V SD Negeri Kec. yang diajar dengan strategi inkuiri

silahkan downlod Skripsi KTI PTK dengan judul
https://sites.google.com/site/skripsiktiptk/Skripsi%20KTI%20PTK%20kode032.zip?attredirects=0&d=1
COPY LINK DIBAWAH INI MUNGKIN SUATU WAKTU ANDA MEMERLUKAN KEMBALI

Terima kasih sudah berkunjung di judulskripsi-pai.blogspot.com referensi contoh kti skripsi.
Simpan atau rekomendasikan ke teman-teman anda melalui email, blogspot, facebook, twitter, google +, atau berikan komentar anda disini:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar